Selamat Datang di MKI

Majelis Keluarga Islami merupakan majelis keilmuan yang mengutamakan betapa pentingnya berilmu dalam memahami Islam yang sesungguhnya. Bukan Islam apa adanya. Selain itu, Insya Allah, MKI menjadi jalan dakwah bagi sahabat-sahabat yang ingin menunjukkan betapa Indahnya Islam, sebagai agama rahmatan lil 'alamin.

Kamis, 01 Desember 2011

Tauziyah Ustadz Ikhsan Hakim 004


 
Mu’min Yang Cerdas, Siapakah Dia?

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ : كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ : « أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا ». قَالَ فَأَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ : « أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ

Dari Abdulloh bin Umar rodhiyallohu ‘anhuma bahwasanya ia berkata : ‘Aku pernah bersama Rosululloh shollallohu’alaihi wa sallam. Tiba-tiba seorang laki-laki dari kaum Anshor datang seraya memberi salam kepada Nabi shollallohu’alaihi wa sallam. Kemudia ia bertanya ; “Wahai Rosululloh, mu’min yang mana yang paling utama?’ Beliau menjawab : ‘Mu’min yang paling utama adalah yang paling baik akhlaknya’. Ia bertanya lagi, ‘Mu’min mana yang paling cerdas?’ Beliau bersabda : ‘Yang paling banyak mengingat kematian dan paling bagus persiapannya untuk kehidupan sesudah kematian. Mereka itulah mu’min yang paling cerdas’”.( HR. Ibnu Majah dalam sunannya no. 4400 dihasankan Syaikh Al Albani rohimahulloh dalam Shohihut Targhib wat Tarhib no. 3335 dan Ash-Shohihah no. 1384).

“Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena kematian itu, jika diingat oleh orang yang sedang dalam kesusahan hidup, maka akan bisa meringankan kesusahannya. Dan jika diingat oleh orang yang sedang senang, maka akan bisa membatasi kebahagiaannya itu.” [HR. ath-Thabrani dan al-Hakim. Lihat Shahîh al-Jâmi’ush Shaghîr: no. 1222; Shahîhut Targhîb, no: 333).   

Ya Alloh..bimbinglah kami kepada ucapan dan amalan yang Engkau cintai dan ridhoi..ampunilah dosa dan kesalahan kami..perbaikilah segala urusan kami..wafatkanlah kami di atas amal sholeh terbaik dalam pandangan-Mu..dan dengan rahmat-Mu jadikanlah kami penghuni surga-Mu tanpa hisab, aamiin..aamiin..aamiin

Jumat, 25 November 2011

Tauziyah Ustadz Ihsan Hakim 001


Dari Abu Dzar Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda :

ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ قَالَ فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَ مِرَارًا قَالَ أَبُو ذَرٍّ خَابُوا وَخَسِرُوا مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْمُسْبِلُ وَالْمَنَّانُ وَالْمُنفقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ

"Tiga orang yang bakal tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, Allah tidak akan melihat dan menyucikan mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih." Abu Dzar berkata, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam membacanya sebanyak tiga kali".

Abu Dzar berkata, "Kecewa benar mereka dan sangat merugi. Siapakah mereka itu ya Rasulallah?" Beliau menjawab, "Yaitu orang yang menurunkan kain di bawah mata kaki (musbil), orang yang suka menyebut-nyebut pemberiannya (al-Mannan), dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu." (HR. Bukhari, - namun kami mendapatkannya pada Shahih Muslim - red.)

Tauziyah Ustadz Ihsan Hakim 001

Kamis, 24 November 2011

PENGERTIAN HATI ( القلب )

Saudaraku seiman dan seaqidah, tahukah kalian kenapa HATI dalam Bahasa Arab dinamakan AL QOLBU ( القلب )? Berikut penjelasanya semoga bermanfaat buat ana pribadi dan antum semuanya :

Ia dinamakan "القلب" (hati) karena cepatnya berubah. Rasulullah -shalallahu alaihi wasalam- bersabda:


إنما القلب من تقلبه إنما مثل القلب كمثل ريشة معلقة في أصل شجرة يقلبها الريح ظهراً لبطن

"Sungguh dia dinamakan القلب [al-qolb=hati ] karena تقلبه 'taqollubihi' (perubahannya). Perumpamaan hati adalah seperti bulu yang tersangkut di pangkal pohon, kemudian angin menelungkupkan bagian atas menjadi bawahnya.(HR. Ahmad 4/408, terdapat dalam shahih al-Jâmi' 2364).

Dalam riwayat lain:

مثل القلب كمثل ريشة بأرض فلاة الريح ظهراً لبطن

"Perumpamaan hati seperti bulu di tengah padang pasir yang di bolak-balikan angin." (Hadits dikeluarkan oleh Ibnu Abi 'Ashim dalam kitab as-Sunnah no.227 dengan sanad yang sahih dalam Dzilalul Jannah fi Takhrijis Sunnah oleh al-Albani 1/102.)

Kalbu cepat berbolak-balik, sebagaimana yang telah disifati oleh Rasulullah -shalallahu alaihi wasalam- dengan sabdanya:

لقلب ابن آدم أسرع تقلباً من القدر إذا استجمعت غليانا

"Sungguh kalbu anak Adam lebih cepat terbolak-balik dari pada bejana yang direbus." (Hadits dikeluarkan oleh Ibnu Abi 'Ashim dalam kitab as-Sunnah no.226 dengan sanad yang sahih dalam Dzilalul Jannah fi Takhrijis Sunnah oleh al-Albani 1/102. )

ditulis oleh Ustadz Ihsan Hakim
(tulisan melalui proses penyuntingan untuk penyesuaian tata letak, tanpa mengurangi maknanya - moderator) 

Rabu, 23 November 2011

BERBAIK SANGKA KEPADA ALLAH

MENSYUKURI ATAS NIKMAT-NIKMATNYA

لا تـــشتــكي مـــن الأيــــام فليـــس لـــنــا بــديــــــل
Jangan engkau banyak mengeluh atas hari-hari yang kita lalui karena tiada yang dapat mengantikan hari yang telah kita lewati
و لا تــــحزن عـلي الدنيـــا مـا دام آخـرهــا الـرحــــيــل
Dan jangan bersedih karena dunia ( harta) yang kita miliki, karena akhirnya kita berpisah juga darinya.

و أجــعـــل ثـــقـــتـــك بـــالله لـــيـــس لــهــا مــــثـيـل
Jadikan diri anda orang yang selalu berbaik sangka kepada Allah karena tidak ada dzat yang menyamainya
(atas segala kesempurnaan-Nya).                              
وعـشــها في شــكره تــــجد كل ما فيـــها جـــــــميل
Hiduplah dengan penuh rasa syukur kepada-Nya maka engaku akan mendapati segala sesuatu di dunia ini indah.                          
الحمد الله علي كل نعم الله علينا.
Segala Puji Bagi Allah atas semua limpahan anugerah dan nikmat-Nya

disarikan dari tulisan Ustadz Ihsan Hakim